Tuesday, February 18, 2014

Tiga Faktor Umum Penyebab Kucing Muntah

Kucing muntah merupakan masalah yang cukup sering terjadi ketika kucin gjatuh sakit dan sering membuat panik pemiliknya. Terdapat banyak kondisi yang bisa menyebabkan kucing muntah, ada yang tidak terlalu berbahaya dan ada juga yang sangat berbahaya, sehingga beberapa kondisi kucing muntah ini memerlukan pengobatan secepatnya.

Berikut ini adalah beberapa hal atau kondisi yang bisa menyebabkan kucing muntah.

1. Kucing Makan Terlalu Cepat

Salah satu penyebab umum dari kucing mengalami muntah-muntah adalah makan terlalu cepat. Seringkali kucing yang tidak makan sepanjang hari akan terburu-buru untuk melahap makanan mereka dan segera menelannya tanpa banyak mengunyah.

Hal ini bisa jadi karena kucing takut makanannya direbut oleh hewan lain, sangat lapar, atau memiliki kebiasaan makan yang buruk. Jika makan terlalu cepat, biasanya kucing akan memuntahkan kembali makanan segera setelah menelannya. Biasanya muntahan masih akan terlihat seperti makanan aslinya, menandakan bahwa kucing tidak mengunyah makanan tersebut dengan baik.
 
2. Ada Parasit Dalam Tubuh Kucing
Kucing yang mengalami muntah bisa jadi dipicu oleh adanya parasit dalam tubuh kucing. Beberapa contoh parasit diantaranya adalah cacing gelang atau cacing pita. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak kucing, tetapi bisa pula terjadi pada kucing dewasa yang pernah terkena cacing namun tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. 
 
Cacing biasanya akan menyebabkan gangguan pencernaan, iritasi, peradangan, dan pada akhirnya memicu muntah. Jika kucing Anda dibawa ke Dokter hewan biasanya akan dilakukan pemeriksaan tinja kucing untuk mengetahui jenis cacing secara pasti. Hal ini terkait dengan pengobatan yang akan dilakukan, karena setiap jenis cacing memerlukan penaganan yang berbeda. 
 
Seekor kucing yang memiliki gulungan bulu dalam perut atau saluran pencernaannya akan sering muntah sebagai upaya untuk menghilankan gulungan bulu tersebut. Saat terdapat benda asing dalam perutnya, kucing akan berusaha memuntahkannya. 
 
Mereka biasanya merangsang agar muntah dengan cara memakan rumput atau tanaman. Agar kucing Anda tidak muntah bulu, rajin-rajinlah menyisir bulu kucing agar si kucing tidak sering-sering menjilati bulunya (grooming). 
 
Pada beberapa kasus yang parah, kucing bisa muntah-muntah terus dan tidak mau makan. Selain itu jika kucing mengalami penurunan berat badan dan kucing terlihat lemas, segeralah obati kucing Anda sebelum sakitnya tambah parah. 
 
Jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengobati kucing yang muntah-muntah, saran saya bacalah Ebook Kucing Muntah yang ada di www.kucingmuntah.com. Resep untuk mengobati kucing muntah yang ada dalam ebook tersebut sangat manjur dan berhasil menyembuhkan kucing saya yang pernah muntah-muntah.

Baiklah, sekian artikel kali ini, terima kasih telah membaca.

Recent Comment

Blog